Selasa, 28 Oktober 2014

Bla bla and bla

Sudah hampir 3 bulan saya kembali ke rumah. Rumah dalam arti sebenarnya, di mana ada keluarga yang penuh kehangatan, tempat ternyaman dan persembunyian dari segala gejolak hidup yang menggetarkan. 3 bulan ini tak banyak yang saya lakukan, pelayanan hanya jika diminta, tidur, makan, jalan-jalan, menjaga rumah. Benar-benar 'memalaskan' diri dengan tak melakukan apa-apa. Hingga saya tiba di masa 'puas' liburan. Siap terjun kembali ke dalam dunia pelayanan yang penuh kesibukan, hiruk pikuk, tantangan. Namun, saat saya siap, semua urusan pelayanan belum 'siap' menerima saya. Saya memasukkan lamaran sejak seminggu yang lalu dan hingga saat ini belum ada jawaban...

Masa penantian ini bisa menjadi masa pemantapan dan masa keraguan. Semakin banyak waktu untuk menanti semakin seseorang diteguhkan atau sebaliknya justru membuat seseorang ragu terhadap keputusannya. Saya tak tahu saya ada di posisi mana. Saya hanya bingung harus menentukan sikap seperti apa terhadap masa penantian ini. Di sisi lain, saya hanya terlalu bosan 'bermalasan'. Sementara medan pelayanan yg akan saya masuki membutuhkan kerja keras dan ketekunan untuk tetap rendah hati, berjuang, pantang mundur dan maju terus. Medan yang sangat jauh dari kemapanan dan kemandirian. Bukan saja dalam hal dana, tapi juga organisasi, budaya, pola pikir, dll. Kembali ke tempat seperti melepaskan kemapanan menuju ketidakpastian seperti bermain dadu bersama Allah...

Saya menulis ini karena sebenrnya saya tidak memahami rasa yang bergejolak dalam hati saya. Saya hanya ingin segera keluar dari zona nyaman ini menuju zona peperangan. Tapi kapan???